30
Nov
09

KEBAHAGIAAN YANG MUNCUL DARI IDEALISME BERMUSIK

(catatan akhir pekan)

Saya pernah menyangka industri musik saat ini sudah mulai menanamkan tekanan-tekanan tertentu bagi musisi. Namanya juga dagang, tentu akan berusaha bagaimana caranya memperoleh keuntungan yang besar dari karya musik. Bahkan saya pernah berpikir bahwa perubahan cara industri musik untuk mencari keuntungan di masa kini dan dominasi label besar, akan berpotensi mengganggu idealisme para musisi dalam proses kegiatan kreatif dan menjalani lika liku bisnis hiburan. Saya berharap semua itu hanya khayalan saya saja.

Hari ini saya mendengar lagi ada seorang musisi yang memiliki pandangan yang sangat saya sukai. Julukannya dipanggung adalah “FRAU”. Ketika menonton siaran wawancaranya di acara Kick Andy dia mengatakan. “saya kurang paham dengan istilah indie, tapi sebagai suatu cara untuk memasarkan hasil karya musik, saya tertarik”. Kemudian pada bagian lain dia mengatakan kira-kira seperti ini : “Saya menganggap bermain musik adalah untuk kesenangan, membuat saya bahagia, saya belum tertarik untuk bergabung dengan sebuah label karena saya takut nantinya akan banyak tuntutan-tuntutan yang mungkin akan membuat saya tidak suka lagi dengan musik itu”

Setelah mendengar FRAU menyanyi sambil bermain piano elektrik, ternyata lirik lagunya indah, suaranya merdu, selaras dengan suara pianonya, sangat berkarakter. Saya rasa produser musik manapun akan tertarik bekerjasama dengannya.

Menurut saya FRAU berusaha jujur kepada orang disekitarnya, dia mencintai musik dan sampai saat ini ia masih menghindari terciptanya keadaan-keadaan yang bisa membuat dia tertekan dan kehilangan kebahagian dari suatu kegiatan menciptakan dan bermain musik. Mungkin itulah salah satu alasannya kenapa sampai sekarang lagu-lagunya bisa didownload secara gratis di website pribadinya.

FRAU mungkin belum berminat menjadikan musik ciptaannya sebagai alat untuk mencari uang, sesuatu yang akan dia butuhkan sepanjang hidupnya, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup atau mengembangkan keahlian bermusiknya. Tapi saya yakin dia pasti akan atau telah menemukan jalan lain untuk mencari uang.

Apapun yang terjadi di masa depan, idealisme FRAU adalah sesuatu yang mencerahkan pikiran kita. Ia berhasil memperoleh manfaat terbesar dari sebuah kegiatan kerja bermusik yakni “kebahagian”.

Waingapu, 22 Nopember 2009


0 Responses to “KEBAHAGIAAN YANG MUNCUL DARI IDEALISME BERMUSIK”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: