04
Sep
09

TAHUKAH ANDA? ATAU ANDA INGIN TAHU? (Bagian ke X)

APA YANG BISA ANDA LAKUKAN JIKA KENA TILANG?

Intro : Waktu jaman SMA, ugal-ugalan…biar keliatan jago, beli sabun mandi ke supermarket deket rumah naik motor gak pake helm, rokok nyantol di bibir, gaya naik motor miring, bunyi knalpot motor bikin telinga buntu, sepeda motor udah kayak belalang beneran (bukan belalang tempur), yang keliatan cuman rangka, mesin sama knalpotnya, lampu stop gak nyala, lampu depan setengah mati, aah..ancur dah!…… gak lama kemudian Siuuttt! ada mobil patroli Polisi lalu lintas menghadang di depan….nah..nah tau rasa kau nak!! dari yang ugal-ugalan jadi sesegukan minta maaf, supaya gak ditilang..Pak Polisi udah pasang tampang sangar sambil kasi nasehat…bla bla bla.

Ini persoalan hukum sehari-hari yang kita hadapi, tapi seberapa banyak dari masyarakat kita yang paham bagaimana prosedur pemeriksaan perkara tilang ini?

Kalo ada yang pengen tau, yuk kita ngobrol-ngobrol dulu….

Jika anda melanggar aturan lalu lintas kemudian Polisi memeriksa anda ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan yakni :

1. MENGHADIRI SIDANG PENGADILAN :

Setelah anda diperiksa ditempat kejadian pelanggaran, Polisi akan memberitahukan kepada anda kapan anda harus hadir di persidangan di Pengadilan Negeri di wilayah hukum tempat anda di tilang. Polisi juga akan memberikan surat tilang yang di dalamnya memuat identitas anda, pasal berapa yang anda langgar dalam Undang-Undang Lalu Lintas, hari, tanggal dan jam berapa anda harus hadir di persidangan.

Di sidang pengadilan, anda akan ditanyakan mengenai peristiwa yang telah terjadi, dalam persidang itu, jika anda merasa tidak bersalah, anda bisa membantah dan mengajukan bukti-bukti bahwa anda tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. Kalau memang bersalah, akui kesalahan itu, dan mohon hukuman denda (supaya gak dikurung!!…repot juga kalo anda masuk penjara kan.. tapi itu terserah Hakimnya, mereka akan menentukan mana hukuman yang dianggap adil untuk anda)

2. MENITIPKAN UANG UNTUK MEMBAYAR DENDA DI BANK YANG DITUNJUK OLEH PEMERINTAH
Jika anda memang merasa bersalah namun karena halangan tertentu tidak bisa hadir di persidangan pada hari dan tanggal yang ditentukan, anda bisa meminta kepada Pak Polisi untuk memberikan surat tilang yang sekaligus berfungsi untuk menitipkan sejumlah uang di bank yang ditunjuk oleh Pemerintah (biasanya BRI).

Setelah itu Polisi akan mencantumkan jumlah uang denda maksimal yang sudah ditetapkan oleh Pengadilan yang harus anda titipkan di Bank sesuai dengan pasal-pasal yang anda langgar. Kemudian secepatnya anda pergi ke Bank, setor uangnya, lalu memberikan bukti penyetoran uang kepada Kepolisian.

3. TIDAK HADIR DIPERSIDANGAN TETAPI MENUNJUK ORANG LAIN MEWAKILINYA DI SIDANG.( PASAL 213 KUHAP)
Kalau anda memang punya divisi khusus untuk menangani kasus tilang anda (bisa aja kan anda membentuk divisi khusus karena saking seringnya kena tilang..hehe), anda bisa memberikan kuasa kepada pengacara anda untuk menghadiri persidangan.

4. SENGAJA TIDAK HADIR DIPERSIDANGAN (TIDAK DI REKOMENDASIKAN!!)
Jika anda sengaja tidak hadir dipersidangan, maka perkara pelanggaran lalu lintas anda akan tetap diperiksa dan dijatuhkan putusan oleh Hakim. Putusannya bisa denda, bisa dikurung dipenjara, atau dibebaskan. Jadi lebih baik anda tau kan bagaimana proses persidangan itu dan hadir untuk mengetahui hak-hak anda. Belum lagi dokumen-dokumen yang disita dari anda, anda kan musti mengambilnya…

Pengembalian benda sitaan, apakah itu Surat Tanda Nomor Kendaraan, SIM, dokumen lain, atau sepeda motor, mobil., akan dilakukan tanpa syarat apapun kepada yang paling berhak, segera setelah anda memenuhi isi putusan Hakim (kalo disuruh bayar denda, bayar dulu, kalo dihukum kurungan ya masuk penjara dulu)

itulah sedikit informasi yang bisa saya bagi, mudah-mudahan setelah ini anda lebih jago berdebat dengan Polisi kalo kena tilang di jalan hehehe just kidding….. jangan gitu ya, itu nggak saya rekomendasikan, karena masalahnya bisa jadi lebih repot…anda bisa dianggap melawan petugas yang sedang menjalankan tugas negara, apalagi kalo polisinya kumisnya tebel-tebel..wih ngeri.. mendingan kalo salah ya senyum aja sambil minta maaf. Polisi juga manusia kan. 

Sumber : Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana

Tulisan ini juga bisa dibaca di darpawan.wordpress.com

Semoga bermanfaat

Waingapu, 3 September 2009


0 Responses to “TAHUKAH ANDA? ATAU ANDA INGIN TAHU? (Bagian ke X)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: