22
Agu
09

IN MEMORIAM

“Eh..tak gendong mati”….kata ibu tetangga sebelah sambil membawa sapu…..trus temannya yang sedang mengurusi ayam menimpali…”beh, baru aja tak dengar lagunya…” saya hanya mendengar obrolan mereka sekilas…tapi saya bisa merasakan ketenaran mbah surip yang mereka kenal lewat lagu “tak gendong”.

Secara teknis, Lagu-lagu mbah surip mungkin tidak sehebat lagu-lagu yang diciptakan oleh band-band atau penyanyi hebat sekelas Dewa 19, Padi, Ungu, Afgan dan lain-lain….bahkan seorang teman saya pernah mengatakan lagu mbah surip itu itu lagu paling jelek sedunia. Ok lah…itu selera, gak ada yang salah dengan pendapat orang. Tapi fakta berkata lain..Mbah Surip disenangi oleh berbagai kalangan, dari anak kecil remaja hingga orang tua, jumlahnya jutaan!…Ring back tone lagu tak gendong dipakai oleh jutaan orang pengguna telepon seluler. Mbah Surip disukai orang banyak.

Bagaimana kemudian fenomena Mbah Surip ini dilihat dari sisi industri musik, dalam industri musik tentu Mbah Surip menjadi rebutan bagi pihak-pihak yang ingin memperoleh keuntungan besar dari popularitas Mbah Surip. Saya yakin Mbah Surip juga senang menjadi terkenal…namun dengan keadaan Mbah Surip seperti yang kita tahu, apakah orang-orang yang terlibat dalam bisnis hiburan yang melibatkan Mbah Surip sudah melakukan hal-hal yang perlu untuk melindungi Mbah Surip? Ini semua harus menjadi bahan renungan bagi pelaku bisnis hiburan agar mengutamakan perlindungan kepada artisnya. Bukan semangat soal duitnya aja …

Setelah ini cerita tentang Mbah Surip akan menghiasi berbagai media, dan masyarakat akan mengenang Mbah Surip sebagai seorang seniman yang sederhana….dan Ia telah sukses menjadi penghibur sederhana yang disukai banyak orang. Sampai tiba sebuah Obituary (berita kematian)

Kami kehilangan seorang penghibur sederhana…

Bangli, 4 Agustus 2009


0 Responses to “IN MEMORIAM”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: