22
Agu
09

HAJI AGUS BAMBANG PRIYANTO (catatan akhir pekan)

Saya secara pribadi tidak pernah mengenal Pak Haji AGUS BAMBANG PRIYANTO (biasanya di panggil Haji Bambang) saya juga tidak mengenal betul kehidupan sehari-harinya. Saya mengenal namanya sejak media massa ramai menyebut namanya karena telah banyak berjasa dalam menolong korban-korban bom bali I dan aktiv dalam kegiatan evakuasi korban disana.

Hampir 6 tahun sejak tragedi yang menyesakkan hati itu, beberapa saat yang lalu saya menonton acara Kick Andy dan melihat lagi Pak Haji Bambang diwawancarai oleh Bang Andy…saya tidak bisa menahan air mata saya…walaupun ceritanya tetap sama seperti dulu… tapi perasaan saya tidak pernah bisa berubah ketika mendengar logat biacaranya Pak Haji (logat Bali kental), caranya bertutur, cerita ttg ketulusan hatinya saat bahu membahu menolong korban bersama dengan masyarakat sekitar, relawan dan aparat. Yang paling menyentuh hati saya adalah bahwa ia tidak menghadiri acara penganugerahan penghargaan sebagai Pahlawan Asia tahun 2003 karena jasanya menolong korban Bom Bali I. Apa yang ia katakan dalam acara Kick Andy, ketika Ia ditanya kenapa tidak menghadiri acara tersebut di Jepang? Dengan mata yang berkaca-kaca dan suara yang bergetar Pak Haji Bambang menjawab “bagaimana mungkin, saya datang kesana menerima penghargaan dan menerima uang 150 juta sedangkan banyak saudara-saudara saya masyarakat di bali yang menjadi pengangguran karena di PHK, hotel sepi, pariwisata terguncang…”

Apapun latar belakang Kick Andy menampilkan wawancara dengan Pak Haji Bambang yang tidak berselang lama setelah kejadian pengeboman di Hotel J.W Marriot dan Hotel Ritz Carlton, saya tidak terlalu perduli…. Tidak banyak orang-orang seperti Pak Haji Bambang dan Tuhan akan selalu memberikan waktunya bagi orang-orang seperti itu muncul, tidak perduli apakah orang itu beragama Hindu, Islam, Kristen, Budha, aliran kepercayaan tertentu atau tidak beragama sekalipun, Sejarah telah mencatat orang-orang besar di dunia yang mampu melakukan hal-hal yang sebelumnya dianggap mustahil bagi kebanyakan orang…, tujuannya jelas untuk mengingatkan kita semua bahwa tidak perlu berdagang dan menimbang-nimbang untung rugi jika anda ingin berbuat baik. Terlebih perbuatan anda itu adalah untuk menolong manusia lain yang sedang tertimpa musibah dan membuat dunia ini menjadi rumah yang nyaman bagi tempat tinggal seluruh ciptaan Tuhan.

Ketika egoisme, fanatisme dan arogansi menguasai hati kita….ada baiknya mengingat cerita cerita yang indah mengenai persahabatan, saling menghargai, cinta kasih…..cerita-cerita itu bagaikan sup hangat yang memberikan energi bagi hati kita agar tetap sehat.

Waingapu, 26 Juli 2009


0 Responses to “HAJI AGUS BAMBANG PRIYANTO (catatan akhir pekan)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: