10
Jul
09

Jenis-jenis tindak pidana korups

Seperti yang kita tahu, pemberantasan korupsi di negara kita memasuki babak baru dan terus mengalami perkembangan dari hari kehari, kita mengamati pula semakin banyak masyarakat disekeliling kita sangat fasih jika mengucapkan kata korupsi atau berdiskusi tentang korupsi dan perilaku yang koruptif. Jadi, perbuatan-perbuatan yang bagaimana sih yang termasuk tindak pidana korupsi??

Ok..mari berbagi …

Ada tiga puluh bentuk/ jenis tindak pidana korupsi yang termuat dalam 13 pasal dalam undang-undang korupsi yang kita punya. saya akan pindahkan pasal-pasal dalam undang-undang korupsi ke halaman facebook ini sedikit demi sedikit dan yang ingin mempelajari lebih detail bisa mencari Undang-Undang Korupsi yg bersangkutan karena pada dasarnya masyarakat dianggap mengetahui setiap produk undang-undang yang dihasilkan oleh DPR dan Pemerintah.

Bentuk pertama :

setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) (pasal 2 ayat (1) UU No 31 tahun 1999)

Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan. Pasal 2 Ayat (2) UU No 31 tahun 1999)

Nah, dalam penjelasannya, dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan “keadaan tertentu” dalam ketentuan ini dimaksudkan sebagai pemberatan bagi pelaku tindak pidana korupsi apabila tindak pidana tersebut dilakukan pada waktu negara dalam keadaan bahaya sesuai dengan undang-undang yang berlaku, pada waktu terjadi bencana alam nasional, sebagai pengulangan tindak pidana korupsi, atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter.

Bentuk kedua :

Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) (pasal 3 UU no 31 tahun 1999)

Bentuk ketiga :

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya; (pasal 5ayat (1) huruf a UU No 20 tahun 2001)

Bentuk keempat :

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) setiap orang yang:

memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya. (pasal 5ayat (1) huruf b UU No 20 tahun 2001)

Bentuk kelima :

Bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b di atas, dipidana dengan pidana yang sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (1).

Bentuk keenam :

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) setiap orang yang:

memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi

putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili (pasal 6 ayat (1) huruf a UU No 20 tahun 2001)

Bentuk ketujuh :

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) setiap orang yang:

memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seseorang yang menurut ketentuan peraturan

perundang-undangan ditentukan menjadi advokat untuk menghadiri sidang pengadilan dengan maksud untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat yang akan diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili ((pasal 6 ayat (1) huruf b UU No 20 tahun 2001)

Bentuk kedelapan :

Bagi hakim yang menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud dalam ayat pasal 6 (1) huruf a atau advokat yang menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat (1) huruf b : Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) (pasal 6 ayat (2) UU No 20 tahun 2001 )

(sumber Undang-Undang No 31 tahun 1999 dan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi)

Bersambung . . .


0 Responses to “Jenis-jenis tindak pidana korups”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: