08
Mei
09

TENGGANG WAKTU PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI DALAM PERKARA PERDATA

Ketentuan hukum acara yang mengatur pengajuan PK dalam perkara perdata dapat dilihat lebih jelas di Peraturan Mahkamah Agung No 1 tahun 1982.

permohonan peninjauankembali atas putusan perdata yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap ini hanya dapat diajukan berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut :

1. Apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat dari pihak lawan yang diketahui setelah perkara diputus atau pada suatu keterangan saksi atau surat-surat bukti yang kemudian oleh hakim pidana dinyatakan palsu.
2. Apabila setelah perkara-perkara diputus, diketemukan surat-surat bukti yang bersifat menentukan, pada waktu perkara diperiksa tidak dapat diketemukan.
3. Apabila telah dikabulkan suatu hal yang tidak dituntut atau lebih daripada yang dituntut.
4. Apabila mengenai satu bagian dari tuntutan belum diputus tanpa dipertimbangkan sebab-sebabnya.
5. Apabila antara pihak-pihak yang sama mengenai suatu soal yang sama atas dasar yang sama, oleh pengadilan yang sama atau sama tingkatannya telah diberikan putusan yang satu dengan lainnya saling bertentangan.
6. Apabila dalam satu putusan terdapat ketentuan-ketentuan yang bertentangan satu dengan yang lainnya. (pasal 2 Peraturan Mahkamah Agung RI No 1 tahun 1982)

a. Tenggang/ jangka waktu pengajuan peninjauan kembali yang didasarkan atas alasan huruf 1, jangka waktunya selama 6 bulan sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap atau sejak hari diketahui/ terjadinya hal-hal/ alasan alasan yang dimaksud, yang hari serta tanggalnya dapat dibuktikan secara tertulis.
b. Untuk alasan yang tersebut pada huruf 2, jangka waktunya selama 6 bulan sejak diketahui atau diketemukannya suatu novum, yang hari serta tanggalnya dapat dibuktikan secara tertulis.
c. Untuk yang tersebut pada hurun 3, 4 dan 5, jangka waktunya 6 bulan sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap.
d. Untuk yang tersebut dalam huruf 6, jangka waktunya selama 6 bulan sejak putusan yang terakhir dan bertentangan itu memperoleh kekuatan hukum yang tetap.


2 Responses to “TENGGANG WAKTU PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI DALAM PERKARA PERDATA”


  1. 1 azza.ghin@gmail.com
    Mei 29, 2014 pukul 2:46 am

    Dulu penjajahan dilakukan oleh bangsa lain, SEKARANG??? …dilakukan oleh bangsa sendiri karena penjajahan dalam bentuk penindasan hukum terhadap rakyat lemah…. masih adakah keadilan itu yang dielo-elokan terhadap bangsa ini

  2. 2 azza.ghin@gmail.com
    Mei 29, 2014 pukul 2:57 am

    saya pernah dengar statement seorang advokad..tunduklah terhdap apapun putusan pengadilan karena apa yang diputuskan pengadilan adalah suara Tuhan….saya rasa itu terlalu berlebihan….karena putusan pengadilan sekarang banyak dipengaruhi dan fakta-fakta yang tidak otientik atau rekayasa..bahkan ada dipengaruhi politik dan uang(rahasia umum)…jadi bagaimana bisa putusan pengadilan menjadi Suara Tuhan,,, jadi sekarang menjadi SUARA HANTU…itu mungkin lebih tepat….BETUL ?????


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: