08
Mei
09

Istilah-istilah hukum sehari-hari

Bagian I

Jika kita amati, pemberitaan tentang peristiwa hukum yang berkaitan dengan tindakan kriminal selalu mendominasi media masa nasional kita. Tapi seberapa banyak masyarakat kita yang mengenal dan mengerti istilah-istilah hukum yang termuat dalam berit-berita itu?

Mari berbagi…..

Tindak Pidana : Suatu perbuatan yang dilarang oleh aturan hukum dan larangan tersebut disertai suatu ancaman pidana/hukuman. (misalnya mencuri dilarang, yang terbukti melakukannya bisa dihukum maksimal penjara 5 tahun tahun, mencurinya itulah tindak pidananya -ada juga ahli yang menyebut tindak pidana dengan istilah perbuatan pidana)

Penyelidikan : Serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut tata cara perundang-undangan (bisa menurut Undang-Undang Hukum Acara Pidana, bisa menurut Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, Kehutanan…dll)

Penyidik : Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia atau Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu yang diberik kewenangan khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan. (misalnya penyidik di Dinas Kehutanan)

Penyidikan : Serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan yang dilakukannya menurut cara yang diatur dalam undang-undang (bisa dalam Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Undang-Undang Pemberantasan korupsi …dll) untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.
*catatan : dalam masing-masing peraturan perundang-undangan, ada aturan-aturan yang berbeda mengenai penyidikan. Jadi tindakan penyidikan harus selalu berdasarkan aturan yang berkaitan dengan tindak pidana yang diduga telah terjadi.

Tersangka : Seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan, patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.

Terdakwa : Seorang Tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di sidang pengadilan

Terpidana : Seorang yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Jaksa : Pejabat yang diberi wewenang oleh Undang-Undang untuk bertindak sebagai Penuntut Umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Penuntut Umum : Jaksa yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan Hakim

Hakim : Pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk mengadili

Mengadili : serangkaian tindakan Hakim untuk menerima, memeriksa dan memutus perkara pidana berdasarkan asas bebas, jujur dan tidak memihak di sidang pengadilan dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.
*catatan : walaupun dikatakan Hakim tidak boleh memihak, namun pada dasarnya keberpihakan Hakim haruslah pada kebenaran dan keadilan.

(Sumber : Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Perundang-Undangan lain yang bersangkutan)

Waingapu, 7 Mei 2009


0 Responses to “Istilah-istilah hukum sehari-hari”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: